LARANGAN PERGAULAN BEBAS
A. PENGERTIAN PERGAULAN BEBAS
Pergaulan bebas berasal dari kata "pergaulan" dan "bebas". Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata pergaulan berarti menjalin pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan kata bebas berarti lepas atau tidak terikat. Maka dapat disimpulkan jika pergaulan bebas adalah jalinan pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat yang bersifat lepas atau tidak terikat. Pergaulan bebas merupakan perilaku menyimpang yang melewati batas norma atau peraturan yang ada.
B. CIRI-CIRI PERGAULAN BEBAS
Pergaulan bebas harus dihindari karena merupakan salah satu perilaku menyimpang.
Pengetahuan tentang ciri-ciri pergaulan bebas juga sangatlah penting agar bisa menghindarinya.
Apa sajakah ciri-ciri pergaulan bebas?
Berikut ciri-ciri pergaulan bebas yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):
1. Memiliki rasa ingin tahu yang berlebih pada hal yang bersifat negatif. Contohnya narkoba.
2. Melakukan pemborosan uang untuk membeli barang yang kurang penting.
3. Menggunakan obat-obatan terlarang, seperti narkoba untuk memenuhi keinginannya.
4. Kecanduan menonton konten pornografi, bahkan melakukan seks bebas.
5. Mengonsumsi alkohol atau minuman keras.
6. Mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar, emosional, selalu ingin melawan, atau rasa malas.
C. FAKTOR PENYEBAB PERGAULAN BEBAS
Pergaulan bebas tidak hanya disebabkan oleh lingkungan pertemanan yang kurang baik serta rasa ingin tahu yang tinggi.
Pola asuh orang tua juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas. Orang tua diharapkan bisa selalu mengawasi serta mendampingi remaja.
Selain pola asuh orang tua, masih ada empat faktor penyebab lainnya dari pergaulan bebas.
1. Keadaan keluarga yang kurang harmonis
Kurangnya perhatian serta kasih sayang dari orang tua bisa menyebabkan remaja terjerumus pada pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan remaja masih labil serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
2. Lingkungan tempat tinggal
Lingkungan sekitar tempat tinggal juga sangatlah berpengaruh pada perilaku remaja.
3. Menjalin pertemanan yang kurang baik
Pertemanan juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Terkadang remaja merasa sulit untuk menolak karena atas dasar pertemanan.
4. Keadaan ekonomi
Keadaan ini juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Karena remaja tidak mendapatkan akses informasi tentang bahaya pergaulan bebas, seperti penggunaan narkoba, seks bebas dan lain sebagainya.
Komentar
Posting Komentar